• info@annahl-islamic.sch.id
    021 – 29218282

Guru Muda Yang Kembali Kepada Rabbnya

Oleh :Agus Fatah

Masa muda, masa menjelajah medan ilmu pengetahuan dan kehidupan.
Masa muda, masa berkarya.

Wahai orang muda
Di pundakmu kami titipkan asa
Dihatimu kami titipkan rasa cinta pada sesama, termasuk pada flora dan fauna

Dipikiranmu kami titipkan harapan dan keyakinan
Di aksimu kami titipkan kelestarian alam

Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala berkehendak lain,
Ia ingin antum segera kembali menghadapNya
Meminta antum untuk berada disisiNya.
Menikmati jerih payah dan amal jariah antum semasa di dunia.

Usia boleh muda, tapi soal visi dan aksi nyata
Kami harus belajar dari antum

Selamat jalan sahabat
Semoga antum selamat di akherat.
Dan berada di tempat mulia lagi terhormat disisiNya.

Tahun 2017 saya bertemu dengan seorang anak muda di ruang kelas saat ia menjalani rangkaian sesi test untuk diterima menjadi guru di SMP An Nahl Islamic School. Dari penampilan dan gaya bicaranya tersirat bahwa ia adalah anak muda cerdas memiliki vision dan passion. Singkat cerita ia diterima menjadi guru.

Waktu begitu cepat berlalu, hingga akhirnya di tahun 2019 hingga pekan lalu, saya bertemu secara intens kembali dengan guru muda ini di AN NAHL Ecopark untuk berkolaborasi dalam program Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang digagas SMP AN NAHL dengan Junior Ecopreneur (JEco) yang di gagas AN NAHL Ecopark.

Banyak kegiatan yang saya lakukan bersama guru muda ini, antara lain: melakukan uji coba membuat telur asin, mengenal satwa dan flora di Ecopark, mengenal tanaman obat dan membuat minuman herbal hingga melakukan pengamatan saat gerhana matahari.

Guru muda ini adalah alumni Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung jurusan Fisika. Beberapa waktu lalu guru muda ini bercerita kepada saya bahwa beliau sedang mengikuti kompetisi guru berprestasi tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga independen. Dan saya dapat kabar guru muda ini terpilih menjadi 10 guru terbaik tingkat Nasional pada lomba tersebut dan meraih medali emas.

Dan sejak bulan Januari hingga akhir Februari 2021, guru muda ini bergabung dalam program Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography Annahl Ecopark 2021 yang diselenggarakan oleh AN NAHL Ecopark bekerja dengan Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI. Ia tercatat sebagai team inti di program Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography AN NAHL Ecopark. Ia juga diminta oleh Mr. Syarief, kepala program Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography AN NAHL Ecopark 2021 untuk membantu proses penulisan buku tentang keanekaragaman hayati di ANNAHL Ecopark.

Guru muda itu bernama Mr. Aldo. Sabtu lalu saya dan team Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography AN NAHL Ecopark 2021 masih bersamanya dalam aksi pengamatan dan penyelamatan burung di kawasan AN NAHL Ecopark dan sekitarnya, namun hari ini Mr. Aldo telah kembali menghadap RabbNya.

Inna lillahi wa inna Ilaihi raji’un

Selamat jalan Mr. Aldo
menuju tempatmu yang abadi di sisi Ilahi Rabbi.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni salah dan khilaf diri serta menempatkan antum di tempat tertinggi lagi terpuji.

* Tulisan ini dipersembahkan untuk melepas kepergian ke alam keabadian, sahabat kami tercinta, guru dan peneliti muda bersahaja : Heraldo Yanindra Pradana (Mr. Aldo).
Beliau adalah team peneliti pada program Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography AN NAHL Ecopark 2021

Bagikan Artikel Ini :
One comment
  1. Dety 04/02/2021 at 14:01

    Ma syaa Allah…

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by